Jum’at Curhat Polresta Mojokerto, Warga Khawatir Menjamurnya Indekos

oleh -523 Dilihat

jatimterkini.com Kota Mojokerto– Laksanakan Program Quick Win Polri yang presisi, Polresta Mojokerto gelar Jum’at Curhat bersama warga kota Kelurahan Meri bertempat di coffe NR (Nyambung Roso) , Jln. Raya Kuwung Kelurahan Meri Kec. Kranggan Kota Mojokerto. Jum’at (10/2).

Tindak kriminal kian menebar keresahan di tengah masyarakat, sontak berikan kekhawatiran di banyak wilayah. Kelurahan Meri yang notabene merupakan wilayah yang memiliki indekos yang terbilang banyak, warga sekitar ungkapkan keluhan.

Salah satu warga Meri, Sujoko, “mengenai kos-kosan, bagi kami ini berat sekali. Meskipun sudah koordinasi dengan masyarakat akan tetapi kami masih khawatir tentang siapa saja penghuninya dan tindakan apa saja, karena sering terjadi banyak penyimpangan”, keluhnya.

Ditengarai banyak dijadikan tempat yang tidak selayaknya, ditambah dengan perijinan indekos yang semakin mudah.

Kasat Narkoba AKP Edi Purwo, “terkait berdirinya mungkin ada syaratnya, tapi masalah penghuni disini Pak Lurah dan warga sekitar, mempunyai wewenang penuh, siapa saja yang boleh tinggal disitu, ketika ada permasalahan demikian kondisikan kepada lurah. Sehingga kita paham siapa yang tinggal disitu”, tegasnya.

Melihat keresahan warga yang menjelaskan mayoritas terkait indekos, Kasat Samapta Anang leo menambahkan, “jika terjadi tindak kriminal ataupun kejahatan lainnya, warga sekitar, siapapun boleh melakukan tindakan tangkap tangan, hal ini sudah dijelaskan dalam UU pasal 11 KUHAP. Diamankan dulu, baru kewenangan sepenuhnya ada di Kepolisian”, pungkasnya.

Rentetan indekos di wilayah Kelurahan Meri tidak hanya memberikan dampak baik sebagai wadah usaha, melainkan menjadikan keresahan warga akan keluar masuknya penghuni yang diduga melakukan tindakan yang mencurigakan.

(MK/FR)

No More Posts Available.

No more pages to load.